Manchester City Gaspol Kejar Marc Guehi

Cedera Gvardiol Jadi Trigger, Januari Tak Bisa Ditunda

Muhamad Rizki Sunarya

1/6/20261 min read

Sumber foto: Standard

Manchester, Inggris — Alarm darurat berbunyi di Etihad. Cedera terbaru Joško Gvardiol memaksa Manchester City mengubah strategi transfer secara real time. Tanpa basa-basi, The Citizens kini mengalihkan fokus penuh ke Marc Guehi, bek tengah andalan Crystal Palace, untuk diamankan sekarang juga di bursa Januari.

Ini bukan rencana jangka panjang. Ini damage control.

Defensive Crisis Mode: ON

Masalah di lini belakang City sudah mencapai titik kritis. Absennya sejumlah bek inti, ditambah Gvardiol—yang selama ini jadi solusi hybrid di centre-back dan left-back—membuat ruang manuver Pep Guardiola semakin sempit.

Waiting game sampai musim panas? Bukan opsi.

City butuh bek:

  • Siap main langsung

  • Tahan tekanan

  • Premier League–proven

Dan semua checklist itu mengarah ke satu nama: Marc Guehi.

Kenapa Guehi? Timing + Profil = Match

Guehi bukan nama baru di radar elite Eropa. Musim panas lalu, ia nyaris merapat ke Newcastle sebelum deal kolaps di tahap akhir. Sekarang, konteksnya berubah total.

Untuk City, ini soal:

  • Konsistensi defensif

  • Leadership (kapten timnas Inggris)

  • Usia emas (24 tahun)

  • Adaptasi nol drama

Singkatnya: low adaptation risk, high tactical value.

Ancaman di Depan Mata: City Harus Menang Cepat

City tahu betul, mereka tidak sendirian.

Liverpool dan Bayern Munich sudah lama memantau Guehi dan siap menunggu gratis di musim panas 2026, saat kontraknya di Palace habis. Jika City ingin unggul, Januari adalah satu-satunya window dengan leverage nyata.

Delay = kalah positioning.

Keputusan Final: Sekarang atau Nanti

Satu hal sudah fixed:
Marc Guehi akan meninggalkan Selhurst Park pada 2026.

Yang belum ditentukan hanya timing-nya:

  • Januari: solusi instan + peran krusial

  • Musim panas: opsi bebas transfer, tapi risiko persaingan brutal

Bola sekarang benar-benar ada di kaki Guehi. ⚡

Menurutmu, langkah paling cerdas untuk kariernya: masuk sistem Guardiola sekarang, atau wait-and-see demi power penuh di 2026?

Bola Terkait