Jurgen Klopp Masuk Radar Real Madrid: Godaan Bernabeu Mulai Mengguncang Status Quo

Telepon Jurgen Klopp memang berdering—bukan dari Madrid. Tapi di sepak bola level elite, sinyal kecil sering jadi awal manuver besar. Dan Real Madrid sedang membuka pintu untuk perubahan.

Muhamad Rizki Sunarya

1/14/20262 min read

Sumber foto: Goal

Jurgen Klopp muncul sebagai kandidat serius pelatih kepala Real Madrid jika raksasa Spanyol itu memutuskan mengganti nahkoda pada musim panas mendatang. Nama Klopp kembali naik ke permukaan di tengah fase transisi Madrid yang belum sepenuhnya stabil.

Saat ini, kursi pelatih Los Blancos ditempati Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara, menyusul mundurnya Xabi Alonso pada Senin lalu—bahkan sebelum genap delapan bulan menjabat. Kepergian Alonso menandai babak baru yang penuh spekulasi di Santiago Bernabeu.

Klopp sendiri kini menjabat sebagai Head of Global Soccer Red Bull, terikat kontrak jangka panjang. Namun, daya tarik Real Madrid disebut sangat signifikan bagi mantan manajer Liverpool tersebut. Sumber internal menyebut, jika Madrid melakukan pendekatan serius dan terstruktur, Klopp tidak akan menutup pintu—ini bukan wacana kosong.

Klopp meninggalkan Liverpool pada 2024 dengan narasi yang jujur: kehabisan energi. Tapi warisannya jelas—enam trofi besar, termasuk Premier League dan Liga Champions. Ia resmi bergabung dengan Red Bull pada Januari tahun lalu, mengambil peran strategis di balik layar sepak bola global.

Berbicara kepada ServusTV di Jerman, Klopp menanggapi rumor tersebut dengan gaya khasnya.
“Ponsel saya memang berdering—tapi bukan dari Madrid,” ujarnya. “Meski begitu, ada beberapa orang yang merasa perlu membicarakan hal itu dengan saya.”

Real Madrid mengumumkan kepergian Alonso sehari setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol di Arab Saudi. Kekalahan itu bukan sekadar soal trofi, tapi juga memperlihatkan retakan internal.

Rekaman di media sosial menunjukkan momen canggung ketika Kylian Mbappe terlihat mengabaikan Alonso usai laga, saat sang pelatih mencoba mengarahkan tim memberi selamat kepada pemain Barcelona. Mbappe justru mengisyaratkan rekan setimnya untuk langsung meninggalkan lapangan. Meski demikian, sang bintang Prancis tetap mengunggah pesan perpisahan untuk Alonso setelah pengunduran diri resmi.

Sky Germany sebenarnya sudah lebih dulu mengungkap pada 11 Desember bahwa Klopp masuk dalam daftar kandidat Real Madrid jika Alonso didepak. Dan skenario itu kini jadi realitas.

Masa jabatan Alonso memang diwarnai disharmoni internal. Laporan menyebut adanya friksi dengan pemain senior, termasuk wakil kapten Federico Valverde dan winger andalan Vinicius Jr—sebuah red flag di ruang ganti Madrid.

Alonso meninggalkan Madrid dengan posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal empat poin dari Barcelona di paruh musim. Di Liga Champions, Madrid berada di peringkat ketujuh, mencatat empat kemenangan dari enam laga.

“Fase karier saya di sini telah berakhir, dan hasilnya tidak seperti yang kami harapkan,” tulis Alonso di Instagram.
“Melatih Real Madrid adalah kehormatan dan tanggung jawab besar. Saya berterima kasih kepada klub, para pemain, dan terutama para fans. Saya pergi dengan rasa hormat, syukur, dan bangga telah memberikan yang terbaik.”

Alonso direkrut pada musim panas lalu sebagai pengganti Carlo Ancelotti, usai mencetak sejarah bersama Bayer Leverkusen dengan meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal 2024. Namanya sempat dikaitkan dengan Liverpool ketika Klopp mengumumkan hengkang, namun ia memilih bertahan satu musim lagi di Jerman sebelum akhirnya hijrah ke Madrid.

Kini, roda kembali berputar. Madrid butuh figur dengan gravitas, kontrol ruang ganti, dan mental juara. Klopp? Profilnya fit. Tinggal satu pertanyaan besar: apakah Bernabeu siap all-in?

Bola Terkait