Belum Game Over — Eddie Howe Tetap All-In Meski Newcastle Kena Body Blow dari City
Gol menit akhir Manchester City memang bikin mental kena hit, tapi Eddie Howe nggak panik. Message-nya jelas: ini baru leg pertama, fight masih on.


Sumber foto: BBC
Manajer Newcastle United, Eddie Howe, memilih stay composed usai timnya tumbang 0-2 dari Manchester City pada leg pertama semifinal Carabao Cup. Kekalahan itu terasa pahit karena gol kedua City datang di momen krusial—tepat saat fokus seharusnya dikunci.
“Gol itu jelas body blow, tapi belum fatal,” tegas Howe. “Kami masih ada di jalur pertarungan.”
Howe mengakui ada sedikit miskalkulasi di menit-menit akhir. Newcastle masih mencoba mengejar gol penyama kedudukan, padahal konteks pertandingan menuntut pendekatan yang lebih pragmatis. Struktur bertahan sempat berantakan, dan City—seperti biasa—langsung menghukum tanpa ampun.
“Mungkin ada sedikit naivitas dengan waktu yang tersisa. Di momen itu, kami seharusnya bertahan lebih disiplin. Struktur kami keliru, dan mereka memaksimalkan celah,” jelasnya.
Meski hasil tidak berpihak, Howe menolak melempar pemainnya ke bawah bus. Ia menyoroti faktor kelelahan setelah laga yang menguras energi hingga extra time pada akhir pekan sebelumnya. Dalam kondisi fisik yang tidak ideal, Newcastle tetap mencoba execute game plan.
“Anak-anak sudah kasih segalanya di situasi yang tidak mudah. Ada fatigue, itu kelihatan. Tapi soal komitmen dan etos kerja, saya tidak bisa menyalahkan siapa pun,” tutup Howe.
Dengan agregat masih bisa dikejar di leg kedua, Newcastle kini harus melakukan reset cepat. Tantangannya jelas: memperbaiki detail, mengelola momen krusial, dan memastikan mental tetap terkunci. Kesimpulannya satu—ini belum selesai.
