Alarm Cedera Arsenal Jelang Duel Panas Lawan Chelsea: Arteta Dipaksa Putar Otak
Laga besar, skuad pincang. Arsenal datang ke semifinal Carabao Cup dengan risiko tinggi—barisan belakang menipis, margin kesalahan nyaris nol.


Sumber foto: Goal
Arsenal menghadapi situasi krusial jelang leg pertama semifinal Carabao Cup melawan Chelsea. Dua pilar utama, bek tengah William Saliba dan winger Leandro Trossard, masih berstatus doubtful. Sementara itu, Riccardo Calafiori dan Piero Hincapie dipastikan absen, membuat opsi pertahanan The Gunners berada di titik kritis.
Dengan kondisi ini, Mikel Arteta berpotensi hanya memiliki empat bek senior yang siap tempur: Gabriel Magalhaes, Ben White, Myles Lewis-Skelly, dan Jurrien Timber. Situasi tersebut bahkan memaksa Arsenal melirik opsi darurat dengan menyertakan Marli Salmon, bek muda berusia 16 tahun—sebuah keputusan berisiko tinggi di laga sekelas semifinal.
Saliba, Trossard, dan Hincapie sebelumnya juga absen saat Arsenal menyingkirkan Portsmouth di putaran ketiga Piala FA. Adapun Calafiori masih berkutat dengan cedera otot yang telah membuatnya menepi dalam lima pertandingan terakhir.
Arteta mencoba meredam kekhawatiran publik. Ia menegaskan cedera Saliba dan Trossard “tidak serius”, namun mengakui belum memiliki kejelasan kapan Hincapie bisa kembali merumput. Untuk Calafiori, progres pemulihan berjalan positif, tetapi sang bek Italia masih membutuhkan waktu beberapa pekan sebelum kembali tersedia.
Masalah belum berhenti di situ. Bek tengah Cristhian Mosquera juga masih absen akibat cedera pergelangan kaki, mempertegas fakta bahwa Arsenal saat ini defisit opsi defensif.
Bottom line-nya jelas: menghadapi Chelsea dengan kondisi seperti ini bukan skenario ideal. Arteta dituntut melakukan resource management maksimal, karena di level semifinal, kesalahan kecil bisa berdampak besar.
